Kamis, 25 Februari 2010
Perbuatan Yang Terpuji
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 11.08 0 komentar
Bakti Yang Termulia
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 10.58 0 komentar
Nasihat Tentang Berbuat Baik Kepada Orang Tua
Berbicaralah kepada orang tua dengan adab. Dan jangan lah engkau membentak keduanya. Dan ucapkanlah perkataan yang mulia. Taatilah kepada orang tuamu selain dalam perkasa maksiat, karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat kepada Tuhan. Berlaku lembutlah kepada keduanya, janganlah bermuka masam dan jangan melihat dengan marah. Jagalah nama baik, kehormatan, dan harta kedua orang tuamu. Jangan engkau mengambil tanpa ijinnya. Lakukanlah apa yang menyenangkan keduanya walau tanpa perintah keduanya, sepertinya membantu pekerjaan, belanja keperluan , dan bersungguh dalam belajar. Bermusyawarahlah dengan kedunya dalam semua perkerjaan. Penuhi pangilan kedunya dengan cepat disertai wajah penuh senyuman. Muliakan tamu mereka dan kerabat mereka ketika mereka hidup dan setelah wafat. Jangan kau debat dan jangan salah-salahkan mereka. Jangan kau lawan mereka. Dan jangan tinggikan suaramu melebihi suara mereka. Diamlah kalau mereka berbicara. Jangan engkau membentak. Sambutlah kedua orang tuamu kalau mereka datang dan kecuplah kening keduanya. Bantulah ibumu di rumah dan jangan terlambat membantu ayahmu. Jangan kau pergi kalau keduanya tidak mengijinkan walaupun untuk urusan yang penting. Jika kau terpaksa mintalah, undzur kepada mereka. Jangan kamu masuk kedalam kamar keduanya tanpa seijin keduanya. Jangan mengambil makanan sebelum mereka. Muliakan mereka dalam makan dan minum. Jangan mendustai keduanya. Jangan engkau cela bila keduanya berbuat yang tidak menyenangkanmu. Jangan kau lebih memuliakan istri dan anak-anakmu melebihi mereka. Mintalah keridlaan mereka dalam segala sesuatu. Karena ridla keduanya adalah juga keridlaan Tuhan dan kemurkaan keduanya adalah kemurkaan Tuhan. Jangan engkau membangga-banggakan jabatanmu kepada ayahmu, walau engkau menyandang jabatan yang tinggi. Hati-hatilah kalau kamu sampai mengingkari kebaikan keduanya atau menyakiti mereka walau dengan sepatah kata. Jangan bakhil dalam memberi nafkah kepada kedua orang tuamu hingga akibatnya mereka mengadu kepadamu. Ini suatu aib bagimu. Dan itu akan engkau lihat dan alami pada anak-anakmu. Sebagai engkau bersikap, seperti itu juga engkau akan disikapi. Seringlah mengunjungi dan memberi hadiah kepada keduanya. Berterimakasihlah kepada mereka karena telah mengasuhmu dengan susah payah. Manusia yang paling berhak untuk engkau utamakan adalah ibumu kemudian ayahmu. Dan ketahuilah bahwa Surga berada dibawah telapak kaki ibu. Hati-hati jangan sampai engkau durhaka kepada mereka. Dan jangan membuat meraka merah-marah, karena engkau dan celaka di dunia dan di akhirat. Dan anakmu kelak akan menyikapimu seperti terhadap orang tuamu. Bila engkau meminta sesuatu kepada mereka mintalah dengan lembut. Dan mohon maaflah kalau vi beri, janganlah banyak meminta. Jika kamu mampu mencari rejeki diwaktu pagi, kerjalah dan batulah mereka. Sesungguhnya kedua orang tuamu memiliki hak atasmu. Dan istrimu juga. Berilah setiap yang berhak akan hanya. Usahakan merukunkan keduanya bila berselisih. Jika kedunya bertengkar dengan istrimu, jadilah orang yang bijaksana dan pahamkan istrimu bahwa engkau di pihak kalau bila benar dan engkau terpaksa agar kedunya ridla. Jika istrimu berselisih dengan orang tuamu dalam masalah nikah dan talak, maka berhukumlah dengan syariat karena itu sebaik-baik pembantu kalaian. Do'a orang tua terkabul dalam perkara yang baik maupun yang jelek, maka hati-hatilah terhadap do'a jelek mereka. Beradaplah terhadap manusia, karena siap yang mencela manusia, di juga akan mendapat cela dari neraka. Kunjungilah kedua orang tuamu ketika masih hidup. Pebanyaklah Berdoa untuk mereka dengan mengucap : Wahai Tuhan Ku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Wahai Tuhan Ku , rahamtilah keduanya sebagaimana mereka mendidikku diwaktu kecil.Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 10.40 0 komentar
Senin, 08 Februari 2010
Ilmu Pengetahuan itu Banyak Manfaat
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 12.39 0 komentar
Marilah Kita Berjuang Untuk Mencari Kekekalan
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 12.11 0 komentar
Tingkah Laku Membawakan Kedamaian
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 12.07 0 komentar
Buddha Hidup
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 11.55 0 komentar
Cahaya Kebahagiaan
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 11.35 0 komentar
Jumat, 05 Februari 2010
Agar Moral Tidak Runtuh
Tidak runtuh moralnya!
Agar seseorang yang bijaksana selalu sadar,
Tidak disalahkan dan tidak tercela!
Apakah keempat buah cara itu?
Keempat buah cara itu ialah melaksanakan :
@ Perbuatan benar
@ Ucapan benar
@ Pikiran benar
@ serta bersyukur atas keadaannya sekarang.
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 16.31 0 komentar
Hari Yang Beruntung & Suci
Di Sungai Bahuka atau Sungai Adhikakka, Apa yang bisa dilakukan oleh sungai-sungai itu?
Sungai itu tidak bisa membersihkan amarah,
Sungai itu tidak bisa menghapuskan perbuatan jahat.
Bagi orang yang berhati suci,
Setiap hari adalah hari yang beruntung.
Bagi orang yang berhati suci,
Setiap hari adalah hari yang suci.
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 16.20 0 komentar
Kamis, 04 Februari 2010
KEBAHAGIAAN
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 13.49 0 komentar
Indahnya saling berbagi
Diri sendiri adalah tempat berlindung bagi diri sendiri, Siapa yang dapat dijadikan tempat berlindung?Dengan melatih diri secara sungguh-sungguh,
Akan memperoleh perlindungan yang sukar dicari.
Oleh diri sendiri perbuatan jahat dilakukan,
Lahir dan diciptakan oleh diri sendiri.
Kejahatan dapat mengikis orang yang tak bijaksana,
Bagai intan dapat mengikis batu permata yang keras.
Sungguh mudah melakukan perbuatan buruk,
Yang akan merugikan bagi diri sendiri!
Tetapi, sungguh sulit melakukan perbuatan baik,
Yang akan menguntungkan bagi diri sendiri!
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 13.38 0 komentar
Selasa, 15 Desember 2009
Besi Tua Yang Ditempa
Suatu hari seorang umat bertanya kepada Buddha hidup Chi Kung,
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 10.12 0 komentar
Senin, 14 Desember 2009
Apakah perlu ke Vihara ???
Halo pada penggemar blog Yayasan Cakrawala Dharma Batam dimanapun anda berada.
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 11.50 0 komentar
Kamis, 09 Juli 2009
Seumur hidup jadi tongkat bagi ibunya
Hawa udara di Changchun, Tiongkok, sangatlah dingin. Li Yuanyuan memanggul sang ibu yang lumpuh kedua kakinya sambil menggendong putrinya yang berusia dua tahun buru-buru ke rumah sakit karena sang ibu terkena serangan jantung lagi. Orang-orang yang berlalu lalang di jalan memandang mereka bertiga dengan mata terbelalak, semua takjub melihat seorang wanita yang kelihatannya kurus lemah justru memiliki tenaga untuk memanggul satu orang sambil menggendung satu lagi ...Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 12.25 0 komentar
Rabu, 24 Juni 2009
Kita Patutlah Bersyukur Setiap Saat

Wah kita patutlah bersyukur, bisa terlahir kedunia ini dan menjadi anak orang tua kita. Pada saat dilahirkan kulit dan daging yang melekat pada badan jasmani kita ini begitu bagus dan diberikan gizi yang cukup oleh orang tua kita. Kita harus penuh syukuran karena masih ada negara lain anak yang baru lahir menderita kekurangan gizi.
Pada saat kita bisa menulis dibuku kita bilang kita mau komputer, apakah kita harus bersyukur ? kadang-kadang kita masih ngambek tuh orang lain ada kok saya tidak ada. Apakah kita ada berpikir kembali dinegara lain mereka mau menulis dikertas aja tidak bisa terpaksa harus belajar menulis dibawah tanah.
pada saat kita bisa tidur di tempat tidur, kita juga harus banyak bersyukur karena bisa tidur ditempat yang kering dan nyaman sebelum kita tidur, karena dinegara lain mereka mau tidur aja tidak ada tempat yang layak untuk membaringkan badannya untuk melepaskan lelahnya, yaaa terpaksalah dia harus berbaring di sebuah tempat tanpa ada tempat untuk berteduh dari sengatan matahari dan tempat yang bisa meneduh dari hujan yang bercucuran, tempat yang bisa memberikan kehangatan dari angin yang menghembus sejuk pada tengah malam.
kita juga harus bersyukur karena Yang Maha Kuasa telah memberikan gizi yang cukup pada kita sehingga kita masih nampak gemuk dan berbadan normal. karena masih terdapat dinegara lain anak-anak yang kekurangan gizi.
Amatlah bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena perkembangan teknologi membuat kita menjadi terpancing akan mainan yang semakin modern. kadang aja kita bosan dengan mainan itu dan kita menjadi ada keinginan lain untuk mendapatkan mainan yang baru lagi. sebaliknya kita harus bersyukur sekali, karena dinegara lain mereka tidak bisa main mainan yang seperti kita dapat sekarang, mereka terpaksa mengambil tengkorak menjadikannya sebagai mainan mereka.Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 12.49 0 komentar
Rabu, 03 Juni 2009
Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam: Kata Renungan
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 11.03 0 komentar
Selasa, 02 Juni 2009
MOTIVASI / RENUNGAN
Jessica Cox - ketika masih bayi terlahir tanpa lengan
Jessica Cox - ketika masih balita
Jessica Cox - berenang walau tanpa lengan
Jessica Cox - menulis dengan kakinya - emang kalo ga ada lengan, ga bisa apa2 ??
Jessica Cox - mengemudi mobil dengan kaki
Jessica Cox - siap terbang … Saya, Anda ??
Sepatutnyalah kita harus bersyukur atas semua yang kita miliki sekarang. Kata Renungan ini semoga bermanfaat bagi Anda Semua yang telah membaca nya. Gan En
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 11.44 0 komentar
Rabu, 20 Mei 2009
Kata Renungan
-Ini adalah zaman dimana ada dua penghasilan tetapi lebih banyak perceraian, rumah yang lebih mewah tetapi keluarga yang berantakan,
- Ini adalah zaman dimana perjalanan dibuat singkat pupuk sekali pakai buang, moralitas yang mudah dibuang, hubungan satu malam, berat badan berlebihan, pil-pil yang dapat membuat segalanya menceriakan, menenangkan sampai membunuh,
- Ini adalah zaman apakah anda akan berbagi renungan ini dan dimana anda dapat juga merenungkan mengenai beberapa poin diatas. Gan En.
Semoga semua yang membaca renungan ini, bisa diberi kesadaran oleh Lau Se.
Label: Kata Renungan
Diposting oleh Yayasan Cakrawala Dharma Indonesia-Batam di 10.38 0 komentar









